> INFORMASI SUDAH DIBUKA PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU UNTUK TAHUN PELAJARAN 2027-2028. INFORMASI LEBIH LANJUT HUBUNGI 0811 2921 157 >>> MARI BERGABUNG DALAM TRIAL CLASS HARI SABTU, 5 SEPTEMBER 2026, PADA PUKUL 08.00 - 10.30, DI SD MARSUDIRINI PEMUDA SEMARANG >>> FOLLOW, LIKE DAN COMMENT AKUN MEDIA SOSIAL SD MARSUDIRINI >>> INSTAGRAM @SDMARSUDIRINIPEMUDA >>> TIKTOK @SDMARSUDIRINI "
Tampilkan postingan dengan label Cinta Tanah Air. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cinta Tanah Air. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 April 2025

Semangat Kedisiplinan Berkobar di Upacara Bendera SD Marsudirini

 

Semarang, Jawa Tengah – Suasana khidmat dan penuh semangat mewarnai halaman Sekolah Dasar (SD) Marsudirini pada Senin pagi, 14 April 2025. Seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6, didampingi oleh para guru dan karyawan sekolah, berkumpul untuk mengikuti upacara bendera mingguan. Kegiatan rutin yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kedisiplinan ini berlangsung lancar di bawah langit Semarang yang cerah.


Upacara yang dimulai tepat pukul 07.00 WIB ini dipimpin oleh petugas upacara yang terdiri dari siswa-siswi kelas VI. Mereka menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, mulai dari pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, hingga pembacaan doa. Kekompakan dan ketertiban barisan siswa mencerminkan kedisiplinan yang telah ditanamkan di lingkungan sekolah.

Sorotan utama dalam upacara kali ini adalah amanat yang disampaikan oleh Bapak Tomi Setiawan S.Pd, salah seorang guru kelas 6 yang bertugas sebagai pembina upacara. Dengan suara yang lantang dan penuh semangat, Bapak Tomi menyampaikan amanat yang bertemakan tentang pentingnya kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi para siswa sebagai generasi penerus bangsa.

Dalam amanatnya, Bapak Tomi menekankan bahwa kedisiplinan bukanlah hal yang sulit untuk diterapkan, melainkan sebuah kebiasaan baik yang perlu dilatih sejak usia dini. Beliau menjelaskan bahwa kedisiplinan tidak hanya terbatas pada kepatuhan terhadap peraturan sekolah, tetapi juga mencakup aspek yang lebih luas, seperti disiplin dalam belajar, disiplin dalam mengatur waktu, disiplin dalam menjaga kebersihan, dan disiplin dalam menghargai orang lain.

"Kedisiplinan adalah kunci keberhasilan dalam segala hal. Tanpa kedisiplinan, impian dan cita-cita akan sulit untuk diraih," ujar Bapak Tomi dengan penuh keyakinan. Beliau juga menambahkan bahwa lingkungan keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan pada anak-anak. "Kedisiplinan dimulai dari hal-hal kecil di rumah, seperti bangun pagi tepat waktu, membantu orang tua, dan mengerjakan tugas sekolah dengan sungguh-sungguh," lanjutnya.



Lebih lanjut, Bapak Tomi memaparkan berbagai manfaat yang akan didapatkan jika seseorang memiliki kedisiplinan sejak dini. Beberapa manfaat tersebut antara lain meningkatkan prestasi belajar, membentuk karakter yang kuat dan bertanggung jawab, melatih kemandirian, serta menciptakan lingkungan yang tertib dan kondusif. Beliau berharap agar seluruh siswa SD Marsudirini dapat memahami dan mengamalkan nilai-nilai kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat.

"Saya berharap, melalui upacara bendera pada hari ini, kita semua semakin menyadari betapa pentingnya kedisiplinan. Mari kita jadikan kedisiplinan sebagai bagian dari diri kita, sebagai bekal untuk meraih masa depan yang gemilang," pungkas Bapak Tomi di akhir amanatnya.

Kepala Sekolah SD Marsudirini, Ibu Veronica Sri Winarni, S.Pd., yang turut hadir dalam upacara tersebut, menyampaikan apresiasinya atas kelancaran pelaksanaan upacara dan pesan yang disampaikan oleh Bapak Tomi. Beliau berharap agar amanat tentang kedisiplinan tersebut dapat diresapi dan diimplementasikan oleh seluruh warga sekolah.

"Upacara bendera bukan hanya sekadar kegiatan rutin, tetapi juga merupakanMomentum penting untuk menanamkan nilai-nilai luhur kepada anak-anak. Tema kedisiplinan yang kita usung hari ini sangat relevan dengan upaya kita untuk membentuk karakter siswa yang unggul dan berakhlak mulia," tutur Ibu Veronica Sri Winarni

Kegiatan upacara bendera di SD Marsudirini pagi itu berjalan dengan khidmat dan tertib hingga selesai. Cuaca cerah semakin menambah semangat para siswa dan guru dalam mengikuti setiap rangkaian acara. Setelah upacara selesai, para siswa kembali ke kelas masing-masing untuk memulai kegiatan belajar mengajar dengan semangat baru dan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih disiplin. Upacara bendera kali ini diharapkan dapat menjadi pengingat yang kuat bagi seluruh warga SD Marsudirini akan pentingnya kedisiplinan sebagai landasan untuk meraih kesuksesan di masa depan. (FX)

Senin, 10 Maret 2025

SD Marsudirini Gelar Upacara Bendera Bertema Keselarasan Alam dan Lingkungan

Semarang, 10 Maret 2025 - SD Marsudirini Pemuda menggelar upacara bendera yang istimewa pada hari Senin, 10 Maret 2025. Upacara yang dilaksanakan di halaman sekolah ini mengusung tema "Keselarasan Alam dan Lingkungan", sebuah tema yang relevan dengan kondisi lingkungan saat ini.

Upacara bendera ini diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6, serta para guru dan karyawan SD Marsudirini Pemuda. Suasana khidmat terasa sejak awal upacara, dengan petugas upacara dari kelas 5B yang menjalankan tugasnya dengan baik.

Ibu Veronica Siti Rokhani, S.Pd., selaku wakil kepala SD Marsudirini Pemuda, bertugas sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, Ibu Veronica Siti Rokhani, S.Pd, menyampaikan pesan penting tentang pentingnya menjaga kelestarian alam dan lingkungan.

"Alam adalah rumah kita, dan kita memiliki tanggung jawab untuk menjaganya," ujar Ibu Veronica Siti Rokhani, S.Pd. "Mari kita mulai dari hal-hal kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya, menghemat air dan listrik, serta menanam pohon."

Ibu Veronica Siti Rokhani, S.Pd juga mengajak para siswa untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Ia menekankan bahwa setiap tindakan kecil yang dilakukan siswa dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan.

"Mari kita menjadi generasi yang peduli lingkungan, yang cinta alam, dan yang bertanggung jawab terhadap masa depan bumi kita," pesan Ibu Veronica Siti Rokhani, S.Pd.

Selain amanat dari Ibu Veronica Siti Rokhani, S.Pd, upacara bendera ini juga diisi dengan pembacaan teks Pancasila, pembukaan UUD 1945, dan pengibaran bendera Merah Putih. Para siswa mengikuti upacara dengan tertib dan khidmat.

Upacara bendera ini merupakan salah satu upaya SD Marsudirini Pemuda untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan kepada para siswa. Sekolah ini secara rutin mengadakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan, seperti penanaman pohon, kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah, dan edukasi tentang pengelolaan sampah.

Dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti ini, diharapkan para siswa SD Marsudirini Pemuda dapat menjadi generasi yang cinta lingkungan dan berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam. (Fxit)

 

Senin, 24 Februari 2025

Upacara Bendera SD Marsudirini: Mengukuhkan Semangat Perdamaian di Tengah Cuaca Mendung


Semarang - SD Marsudirini Jl. Pemuda menggelar upacara bendera pada Senin, 24 Februari 2025, di halaman sekolah. Upacara ini diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6, serta Bapak/Ibu guru. Meskipun cuaca mendung, semangat para siswa dan guru tetap membara dalam mengikuti rangkaian upacara.

Upacara bendera kali ini dipimpin oleh Bapak Irenius Emanuel Sektiaji sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, Bapak Irenius menyampaikan tema perdamaian yang menjadi fokus utama upacara. Beliau mengajak seluruh siswa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang damai, tanpa ada permusuhan atau perkelahian.

"Mari kita jadikan sekolah ini tempat yang aman dan nyaman bagi kita semua. Tidak ada lagi perkelahian, tidak ada lagi bullying. Yang ada hanyalah persahabatan, kerjasama, dan saling menghormati," ujar Bapak Irenius dalam amanatnya.

Upacara bendera ini melibatkan 12 siswa sebagai petugas upacara, yang bertugas dengan penuh tanggung jawab dan disiplin. Jumlah siswa yang mengikuti upacara mencapai 344 siswa, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap kegiatan ini.

Meskipun cuaca mendung, upacara bendera tetap berjalan dengan lancar dan khidmat. Para siswa mengikuti setiap rangkaian upacara dengan tertib dan khusyuk. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh warga SD Marsudirini untuk memperkuat nilai-nilai perdamaian dan menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis.

Upacara bendera di SD Marsudirini tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi juga menjadi wadah untuk menanamkan nilai-nilai luhur kepada siswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat memahami pentingnya perdamaian dalam kehidupan bermasyarakat, serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Eve , Amara , Terryn , Jolie , Jenica , Nadine , Moya , Valerie , Livia , Aquina ,Abell

Senin, 11 November 2024

SD Marsudirini Mengadakan Upacara Bendera Memperingati Hari Pahlawan di Halaman

 

SD Marsudirini mengadakan upacara di halaman

Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2024, SD Marsudirini menggelar upacara bendera yang berlangsung dengan khidmat di halaman SD Marsudirini, Senin (11/11/2024).

Bertindak sebagai inspektur upacara Ibu Bernadeth Dwi . D, S.Pd. Upacara kali ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 1-6 beserta guru dan karyawan SD Marsudirini.



Peringatan hari pahlawan tahun 2024 yang mengusung tema '' Teladani Pahlawanmu, Cintai negerimu'' ini diperingati dan dilaksanakan penuh khidmat pada tanggal 10 November setiap tahunnya oleh seluruh bangsa Indonesia.

Peringatan ini sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang diharapkan dapat menginspirasi dan memotivasi untuk meneruskan pembangunan dan mengisi kemerdekaan. Hal ini sebagaimana dengan tema hari pahlawan di tahun 2024.

Para guru dan karyawan ikuti upacara bendera dalam memperingati hari pahlawan


Ibu Bernadeth Dwi . D, S.Pd , saat membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia menyampaikan bahwa Hari Pahlawan setiap tahun diperingati dengan renungan yang sungguh-sungguh untuk menemukan kembali jejak para Pahlawan dalam hidup sebagai Bangsa dan Negara Merdeka.

''Teladan dari para Pahlawan Bangsa yang telah merasuk sukma, kiranya menjadi semangat kita di peringatan Hari Pahlawan tahun ini,'' tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengajak anak-anak  untuk menjadikan momentum peringatan hari pahlawan 2024 ini untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, saling menghargai satu sama lain.

''Bersama kita perkuat persatuan dan kesatuan bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang merupakan Amanat Pahlawan Bangsa'' tambahnya. (Tim Jurnalistik)

 

Senin, 20 Mei 2024

Upacara Memperingati Hari Kebangkitan Nasional

 


Setiap 20 Mei seluruh rakyat Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Sebenarnya, apa latar belakang Kebangkitan Nasional dan kenapa hari tersebut diperingati setiap tahunnya oleh masyarakat Indonesia?

Hari Kebangkitan Nasional ternyata merupakan hari yang bersejarah untuk mengenang kembali bangkitnya bangsa Indonesia dan upaya mencapai kemerdekaan. Tanpa jasa para tokoh yang berjuang melawan kolonialisme kala itu, rakyat Indonesia mungkin tidak akan merdeka seperti sekarang.

Dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 116 Tahun 2024, SD Marsudirini menggelar Upacara Bendera Merah Putih, Senin, 20 Mei 2024. Upacara bendera tersebut yang diadakan di halaman sekolah, yang diikuti oleh kepala sekolah, guru, karyawan serta seluruh siswa kelas 1-6

Tujuan peringatan Harkitnas 116 tahun Kebangkitan Nasional, untuk memelihara menumbuhkan dan menguatkan jiwa Nasionalisme kebangsaan kita, ini sebagai landasan dasar dalam melaksanakan Pembangunan, menegakkan nilai-nilai demokrasi berlanskam moral dan etika berbangsa dan bernegara, serta mempererat persaudaraan untuk mempercepat terwujudnya Indonesia Emas dalam bingkai Negara Kesatuan  Republik Indonesi

Kamis, 02 Mei 2024

Memperingati Hari Pendidikan Nasional SD Marsudirini Mengadakan Upacara Bendera


Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas merupakan hari Nasional yang bukan hari libur dan diperingati setiap tanggal 2 Mei. Penetapan tanggal tersebut sesuai dengan hari kelahiran Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara. 

Peringatan Hardiknas diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi terhadap pahlawan Pendidikan serta refleksi bagi semua orang tentang esensi pentingnya pendidikan bagi bangsa dan negara Indonesia.

SD Marsudirini mengadakan upacara bendera pada tanggal 2 Mei 2024  di halaman. Hari Pendidikan Nasional tahun 2024 mengusung tema “Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar”. Tema tersebut mengajak seluruh elemen bangsa, dari pendidik, peserta didik, sampai masyarakat luas, agar saling membantu untuk mewujudkan transformasi pendidikan di Indonesia.

Merdeka belajar adalah sebuah gerakan yang menitikberatkan pada kemandirian belajar peserta didik. Pendekatan tersebut untuk mendorong peserta didik agar aktif, kreatif dan kritis dalam proses belajar mengajar. Hal tersebut sejalan dengan cita-cita Ki Hadjar Dewantara untuk menciptakan generasi bangsa yang mandiri, cerdas, dan berkarakter mulia.


Senin, 22 April 2024

Meriahkan Hari Kartini SD Marsudirini Mengadakan Lomba Fashion Show


Semarang (22/4) Dalam rangka memperingati Hari Kartini, SD Marsudirini mengisi kegiatan di sekolah dengan upacara bendera dan lomba fashion show mengenakan pakaian daerah. Acara tersebut tidak hanya bersifat menghibur, namun juga mendidik siswa-siswi akan pentingnya peran perempuan dalam masyarakat. Tahun ini, Hari Kartini bertepatan dengan hari libur weekend. Meski demikian, SD Marsudirini tetap bisa melakukan kegiatan dalam memeriahkan Hari Kartini pada hari Senin 22 April 2024.

Sebelum mengadakan fashion show, anak-anak mengikuti upacara bendera terlebih dahulu di halaman sekolah. Anak-anak mayoritas mengenakan busana adat dari berbagai penjuru Tanah Air, mulai dari pakaian adat Papua, Jawa, Bali, Kalimantan dan Sumatra. Tidak hanya para murid, para guru juga mengenakan busana khas Semarangan. 


Petugas upacara bendera gabungan dari kelas 5 dan 6. Sr. M. Agatha OSF, S.Pd selaku Kepala Sekolah sekaligus sebagai pembina upacara , sangat mengapresiasi terlaksananya upacara bendera dalam memperingati Hari Kartini. Beliau mengungkapkan Hari Kartini bertujuan menghargai jasa pahlawan nasional. RA Kartini telah memperjuangkan emansipasi dan hak-hak wanita. Kegiatan upacara berjalan dengan lancar dan khidmat.

Ratusan siswa SD Marsudirini, mulai dari kelas 1-6 ikut dalam lomba fashion show ini. Anak-anak lengkap dengan propertinya. Lomba dibagi menjadi dua kategori, yaitu kategori A untuk kelas 1-3, dan kategori B untuk kelas 4-6. Karena begitu banyaknya peserta, untuk menghemat waktu juga siswa tampil secara berkelompok. Setiap kelompok dibagi berisi 6-7 siswa, setiap kelompok tampil maksimal 3 menit.




Peserta mulai berlenggak-lenggok dengan kostum adatnya dengan diiringi musik. 

Tim Jurnalistik SD Marsudirini Jl.Pemuda

Foto: Tim Jurnalistik Divisi Fotografi


Senin, 01 Mei 2023

Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2023



Indonesia memiliki sejarah Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap 2 Mei, meski peringatan ini tidak ditandai dengan libur nasional. Pada tahun ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menetapkan tema peringatan Hari Pendidikan Nasional 2023 adalah 'Bergerak Bersama Semarakkan Merdeka Belajar'. Selain itu, akan ada pula upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional pada Selasa, 2 Mei 2023 pukul 07.00 WIB . Terlepas dari peringatan dan tema Hari Pendidikan Nasional pada tahun ini, tahukah kamu latar belakang diperingatinya Hari Pendidikan Nasional? Berikut sejarahnya. Hari Pendidikan Nasional atau disingkat Hardiknas merupakan hari yang ditetapkan pemerintah untuk mengenang jasa Ki Hajar Dewantara, tokoh penting bagi kemajuan pendidikan Indonesia sejak masa penjajahan. Pemerintah telah menetapkan Ki Hajar Dewantara sebagai Bapak Pendidikan Nasional. Tanggal 2 Mei sendiri merupakan hari kelahiran Ki Hajar Dewantara. Ketentuan ini tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 67 Tahun 1961 tentang Hari-hari Nasional yang Bukan Hari Libur. Pemerintah menetapkan peringatan Hari Pendidikan Nasional setiap 2 Mei, meski bukan hari libur. Pria yang lahir dengan nama Raden Mas Soewardi Suryaningrat itu menjadi sosok penting bagi kemajuan pendidikan Indonesia. Sebab dirinya berani mengkritik pemerintah Hindia Belanda karena hanya memberi akses pendidikan bagi keturunan Belanda dan kaum priyayi. Nah masih ingat dengan semboyan Ki Hajar Dewantara? pasti ingat dong... Ki Hajar Dewantara  membentuk tiga semboyan yang diterapkan dalam sistem pendidikan Indonesia sebagai berikut. Ing Ngarso Sung Tulodo yang berarti 'Di depan, seorang pendidik harus memberi teladan atau contoh tindakan yang baik' . Ing Madyo Mangun Karso yang berarti 'Di tengah atau di antara murid, guru harus menciptakan prakarsa dan ide' Tut Wuri Handayani yang berarti 'Di belakang, guru harus bisa memberikan dorongan atau arahan' . Demikian sejarah Hari Pendidikan Nasional. Semoga bermanfaat dan selamat merayakan Hari Pendidikan Nasional 2023!


Selasa, 21 Maret 2023

Upacara Bendera Menanamkan Semangat Patriotisme


Setiap hari Senin dan hari-hari besar nasional, para siswa SD Marsudirini mengikuti upacara bendera di sekolah. Bukan hanya sekedar ritual saja, upacara bendera memiliki makna yang dalam. Makna upacara bendera tersebut akan mampu meningkatkan rasa nasionalisme dalam diri siswa sehingga bisa lebih mencintai bangsa dan negaranya, Indonesia.

Upacara bendera dilaksanakan dengan serangkaian kegiatan, mulai dari persiapan barisan hingga pembacaan doa. Di dalam upacara bendera juga akan dibacakan Pembukaan UUD 45, amanat pembina upacara dan tentunya pengibaran Bendera Merah Putih. Semua rangkaian tersebut dilakukan berurutan dan siswa menjadi petugasnya secara bergiliran.

Makna dari upacara bendera cukup dalam dan sebaiknya dipahami oleh setiap siswa di sekolah. Makna tersebut dapat diambil dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam upacara bendera. Adapun makna-makna tersebut antara lain, yaitu:

  1. Mendidik dan menumbuhkan kedisiplinan pada siswa melalui persiapan barisan.
  2. Mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan melawan penjajah dan meraih kemerdekaan. Makna ini diambil dari kegiatan mengheningkan cipta.
  3. Menumbuhkan jiwa patriotisme dan cinta tanah air
  4. Menanamkan karakter gotong royong, kerjasama dan kekompakan antar siswa.
  5. Mengingat dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila
  6. Mensyukuri terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
  7. Penguatan nilai-nilai dan pendidikan karakter bangsa pada diri siswa.
  8. Menanamkan nilai-nilai religius dalam diri setiap siswa.


Nasionalisme harus ditanamkan pada diri warga negara selama negara tersebut ada. Mengacu dari hal tersebut maka dapat dikatakan bahwa upacara bendera bisa menjadi suatu cara untuk membentuk karakter bangsa.  Sementara itu, sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI (Kemendikbud) Nomor 22/2018 tentang Pedoman Upacara Bendera di Sekolah, tujuan upacara bendera ada enam hal. Keenam hal tersebut, yaitu :

  1. Memperkuat persatuan serta kesatuan bangsa, dan juga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
  2. Membiasakan siswa untuk selalu bersikap tertib serta disiplin.
  3. Meningkatkan kemampuan leadership atau kepemimpinan para siswa.
  4. Membiasakan kekompakan serta kerja sama.
  5. Menumbuhkan suatu rasa tanggung jawab.
  6. Mempertebal semangat dan rasa cinta kepada tanah air

Penulis: Tim Jurnalistik
Fotografer: Euginia

Kamis, 11 November 2021

Ziarah ke Makam Pahlawan Giri Tunggal Semarang


Salam Marsudirinian!

Semarang (11/11) Beberapa guru dan siswa berziarah ke Makam Mgr Soegijapranata, SJ  di TMP Giri Tunggal, Semarang. Tahun ini SD Marsudirini ingin memperinggati hari pahlawan dengan cara yang berbeda. Beberapa siswa diajak ke TMP Giri Tunggal  untuk mendoakan para pahlawan dan mengenang  jasa mereka. Tujuan berziarah diharapkan tumbuhnya sikap patriotisme siswa untuk melanjutkan tekad para pahlawan dalam meraih kemerdekaan Bangsa Indonesia.

Selain itu, melalui peringatan hari pahlawan para guru menanamkan nilai-nilai kepahlawanan dalam bentuk semangat pantang menyerah. Implementasinya dengan sikap menjunjung tinggi nilai solidaritas dan sportivitas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.   

Siswa dan guru tiba di TMP Giri Tunggal pada pukul 11.00 WIB, kemudian menuju ke Makam Mgr Soegijapranata SJ. Sesampainya di makam, siswa dan guru memanjatkan doa bersama.

Selama  ini siswa hanya mengerti sosok pahlawan dari materi pelajaran di kelas. Penjelasan tentang pahlawan adalah sosok pejuang yang berperang melawan penjajah untuk merebut kembali kemerdekaan. Maka untuk memperkuat pemahaman  mereka, maka anak-anak diajak kesini (TMP) untuk menyaksikan langsung bahwa pahlawan itu benar-benar ada. Kami, mengajak beberapa anak karena masih pandemi

Dalam kegiatan ziarah ke TMP, siswa-siswi SD Marsudirini diharapkan  mampu mengikuti jejak langkah para pahlawan. Dalam arti meneladani perjuangan mereka dan rela berkorban untuk Tanah Air. Konteksnya saat ini, perjuangan itu diwujudkan dalam sikap rajin belajar dalam meraih cita-cita yang luhur serta belajar menghargai hasil jerih payah para pejuang. 


Senin, 20 Agustus 2018

Dirgahayu RI ke 73

Marsudirini.News| Jumat, 17 Agustus 2018 memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia. Sekolah yang di bawah naungan Yayasan Marsudirini Komplek Poncol (PG-TK Kanak-Kanak Yesus, SD Marsudirini Jl.Pemuda) mengadakan upacara bersama di halaman. Adapun tugas-tugas dibagi masing-masing unit. Siswa SMP Maria Goretti bertugas Paskibraka, pemimpin, dan peleton. Sedangkan siswa SD Marsudirini bertugas sebagai koor, dan pembaca Undang-Undang Dasar 1945. Pada tahun ini, Suster M. Margaretha OSF selaku kepala SMP Maria Goretti bertugas sebagai pembina upacara. Upacara ini dimulai pukul 07.00 dan selesai pukul 08.30 berlansung dengan khidmat.
Photo: Pak Tri

Senin, 17 November 2014

Peringatan Hari Pahlawan



Senin, 10 November 2014 SD Marsudirini mengadakan upacara bendera memperingati Hari Pahlawan. Petugas upacara dalam Hari Pahlawan adalah kelas 5A. Inspektur upacaranya adalah Bu Vero. Upacara  diikuti kelas 1-6 beserta suster dan para guru. Petugas sebagai komandan upacara adalah Erick, yang menjadi komandan pasukannya adalah Harrison, Matthew, dan Nick. Adapun tugas sebagai pengibar bendera ada 3 yaitu Levi, Halim, dan Amara. Yang menjadi protokol adalah Vyrell, yang menjadi pembaca doa adalah Deny, yang menjadi pembawa teks upacara adalah Jova, yang menjadi dirigen adalah Alycia. Mereka semua baru pertama kali menjadi petugas upacara. Upacara berjalan dengan lancar, semua petugas melakukan petugasnya dengan baik. Mereka mempersiapkannya dengan sungguh-sungguh. Pesan dari Bu Vero adalah menjadi pahlawan tidak harus berjuang tetapi dapat dilakukan dengan cara menolong sesama dan lain-lain. (Levina Valerie | VA)

Jumat, 29 November 2013

Upacara Peringatan Hari Guru



Pada hari Senin tanggal 25 November 2013 yang lalu, SD Marsudirini mengadakan upacara untuk memperingati hari guru. Ada hal istimewa di balik upacara tersebut. Yaitu petugas upacaranya adalah para guru.

Jumat, 17 Agustus 2012

UPACARA HUT RI Ke-67






Pagi ini Marsudirini Komplek mengadakan upacara bendera peringatan HUT RI ke 67. Upacara ini diikuti kurang lebih 500 peserta yang terdiri SD Marsudirini jl. Pemuda 157-159, SMP Maria Goretti jl. Imam Bonjol dan Kepala sekolah dan Guru SD, TK dan SMP.

Upacara berlangsung kidmat dan tertib sejak dimulainya upacara jam. 07.00 hingga sampai 09.00

Jumat, 27 April 2012

Misa Paskah Spesial di Marsudirini Jl. Pemuda

Jumat, 27 April 2012 di SD Marsudirini Jl Pemuda Semarang mengadakan Misa Paskah Bersama. Misa sangat meriah dan dipimpin oleh Romo Eko. Perayaan misa Paskah kali ini sangat berbeda, karena Guru, Karyawan dan siswa mengenakan pakaian batik. Sesuatu banget bukan? Nah, mengapa di semua mengenakan pakaian batik? karena SD Marsudirini Pemuda ingin memberikan suatu warna, dan ingin menanamkan rasa cinta akan kebudayaan Indonesia. Ada beberapa siswa mengatakan " Pak, ternyata sangat enak memakai batik". "Pak, seumur-umur saya baru kali ini pake batik...hihihihi". Nah, mudah-mudahan nantinya akan diprogramkan untuk sehari menggunakan batik bebas di sekolah, sekalian untuk melestarikan warisan budaya. Saya menilai positif hal ini dan memberikan dua jempol, karena bisa melihat langsung anak-anak mau mengenakan batik, dan disini masuk dalam materi pembelajaran PKN kelas III Semester 2 tentang Kebanggaan Budaya Indonesia. Setelah selesai misa anak-anak lomba menghias telur Paskah(Naskah dan Foto: Pak Veri/Pak Tri)







Jumat, 12 November 2010

UPACARA MEMPERINGATI HARI PAHLAWAN



Rabu (10/11/2010) di SD Marsudirini Pemuda mengadakan upacara dalam memperingati Hari Pahlawan. Upacara berlangsung sengan kidmat dan tertib.

Kamis, 28 Oktober 2010

UPACARA MEMPERINGATI SUMPAH PEMUDA




Marsoed-159. Pagi tadi (28/10/2010) SD Marsudirini Jl. Pemuda mengadakan upacara bendera dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda. Upacara berlangsung dengan tertib. Dalam upacara hari ini, diikuti juga dari TK Kanak-Kanak Yesus.
(Dokumen Pak Tri/Pak Veri)

Jumat, 01 Oktober 2010

SD Marsudirini Pemuda Mengadakan Upacara Bendera Dalam Memperingati Hari Kesaktian Pancasila




SD Marsudirini Pemuda Mengadakan Upacara Bendera Dalam Memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada hari ini, Jumat, 1 Oktober 2010. Dalam pelaksanaan upacara tersebut berjalan dengan lancar dan anak-anak mengikuti jalannya upacara dengan kidmad. (Pak veri-pak Tri-Red)