> INFORMASI TELAH DIBUKA PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU UNTUK TAHUN PELAJARAN 2027-2028. INFORMASI LEBIH LANJUT HUBUNGI 0811 2921 157 >>> MARI BERGABUNG DALAM TRIAL CLASS HARI SABTU, 5 SEPTEMBER 2026, PADA PUKUL 08.00 - 10.30, DI SD MARSUDIRINI PEMUDA SEMARANG >>> FOLLOW, LIKE DAN COMMENT AKUN MEDIA SOSIAL SD MARSUDIRINI >>> INSTAGRAM @SDMARSUDIRINIPEMUDA >>> TIKTOK @SDMARSUDIRINI "

Jumat, 24 Juli 2026

Tanamkan Sikap Saling Menghargai, SD Marsudirini Pemuda Semarang Gelar Sosialisasi Anti-Bullying

SEMARANG — SD Marsudirini Pemuda Semarang menggelar kegiatan sosialisasi anti-bullying bertema “Berbeda Itu Unik, Bersama Itu Asik” pada Jumat, 24 Juli 2026. Acara yang berlangsung di Aula SD Marsudirini Pemuda ini diselenggarakan melalui kerja sama dengan Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan ramah anak.



Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Agar materi dapat tersampaikan secara efektif dan sesuai dengan taraf perkembangan anak, acara dibagi menjadi dua sesi:

  • Sesi I: Ditujukan untuk siswa jenjang kelas kecil (kelas 1–3).
  • Sesi II: Ditujukan untuk siswa jenjang kelas besar (kelas 4–6).

Pembelajaran Interaktif dan Edukatif

Selama acara berlangsung, tim narasumber dari Unika Soegijapranata menyampaikan materi dengan pemanfaatan media visual modern. Melalui layar presentasi interaktif, para siswa diajak mengenali berbagai bentuk perilaku perundungan (bullying), baik secara verbal, fisik, maupun sosial, serta memahami dampaknya terhadap teman sebaya.



Anak-anak mengikuti rangkaian acara dengan sangat antusias. Antusiasme ini terlihat jelas saat pemateri turun langsung menyapa dan memberikan kesempatan bertanya kepada peserta. Para siswa yang mengenakan seragam pramuka tampak berebut ingin berbicara, menjawab pertanyaan, dan membagikan pengalaman mereka menggunakan mikrofon.

Mendorong Sikap Inklusif Sejak Dini

Tema “Berbeda Itu Unik, Bersama Itu Asik” dipilih untuk menekankan pentingnya menghargai keberagaman di lingkungan sekolah. Melalui pendekatan yang ramah anak, narasumber mengajak para siswa untuk:

  • Menganggap perbedaan fisik, latar belakang, maupun karakter sebagai keunikan yang memperkaya pertemanan.
  • Berani menolak aksi perundungan dan tidak menjadi penonton pasif saat melihat teman diperlakukan tidak adil.
  • Mengembangkan empati dan rasa saling menyayangi sesama teman sekolah.

Pihak sekolah berharap kolaborasi dengan Universitas Katolik Soegijapranata ini dapat terus berlanjut. Melalui sosialisasi ini, SD Marsudirini Pemuda Semarang menegaskan komitmennya untuk menghadirkan ruang belajar yang bebas dari perundungan, sehingga setiap siswa dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Tidak ada komentar: