> DIBUKA PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) UNTUK TAHUN PELAJARAN 2026-2027 , INFO LEBIH LANJUT HUBUNGI WHATSAPP SEKOLAH 08112921157 >>> SELAMAT DAN SUKSES KEPADA FRANSISCO JORDY YANG TELAH MENDAPAT JUARA 3 CABANG MATEMATIKA TINGKAT SD/MI/SEDERAJAT OLIMPIADE SAINS NASIONAL TINGKAT NASIONAL >>>SELAMAT TAHUN BARU 2026 >>> KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DIMULAI 13 JANUARI 2026 >>> FOLLOW, LIKE DAN COMMENT AKUN MEDIA SOSIAL SD MARSUDIRINI >>> INSTAGRAM @SDMARSUDIRINIPEMUDA >>> TIKTOK @SDMARSUDIRINI "

Rabu, 04 Februari 2026

Menabur Kasih dalam Keterbatasan: Kunjungan Kasih SD Marsudirini ke Panti Asuhan Cacat Ganda Bhakti Asih

 


SEMARANG – Pada hari Rabu, 4 Februari 2026, suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti koridor Panti Asuhan Cacat Ganda (PACG) Bhakti Asih, Kota Semarang. Keluarga besar SD Marsudirini melakukan kunjungan sosial yang melibatkan para Suster, Kepala Sekolah, guru pendamping, serta perwakilan siswa-siswi.

Kunjungan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan sebuah perjalanan spiritual dan edukasi karakter untuk mendekatkan anak-anak pada realitas kehidupan yang beragam, sekaligus membagikan kebahagiaan kepada saudara-saudara kita yang berkebutuhan khusus.

Misi Utama: Lebih dari Sekadar Berbagi

Tujuan utama dari kegiatan ini dirancang secara mendalam oleh pihak sekolah untuk menyentuh aspek kognitif dan afektif siswa, di antaranya:

  1. Penanaman Nilai Empati dan Kebersyukuran: Mengajak siswa untuk melihat langsung perjuangan hidup teman-teman di panti asuhan, sehingga muncul rasa syukur atas segala anugerah yang mereka miliki.
  2. Implementasi Pendidikan Karakter: Mewujudkan nilai-nilai dasar Marsudirini, yaitu kasih sayang tanpa pamrih kepada sesama, terutama mereka yang paling membutuhkan dan sering terlupakan.
  3. Membangun Inklusivitas Sejak Dini: Mengedukasi siswa bahwa keterbatasan fisik dan mental bukanlah penghalang untuk menjalin persaudaraan. Setiap manusia memiliki martabat yang sama di mata Tuhan.
  4. Dukungan Moril dan Material: Memberikan bantuan nyata berupa donasi dan kebutuhan pokok, serta dukungan semangat melalui kehadiran fisik dan interaksi langsung.

Momen Penuh Haru di Bhakti Asih

Rombongan tiba di lokasi disambut hangat oleh pengurus panti dan para penghuni. Para suster dan Kepala Sekolah mengawali kegiatan dengan doa bersama, memohon kesehatan dan kekuatan bagi para penghuni panti serta para perawat yang dengan sabar mendedikasikan hidup mereka di sana.

Momen paling menyentuh terlihat ketika siswa-siswi SD Marsudirini mulai berinteraksi. Meski awalnya tampak ragu, anak-anak segera mencair ketika melihat keceriaan penghuni panti saat diajak berkomunikasi.

Dukungan Penuh dari Sekolah

Ibu Veronika Sri Winarni, S.Pd selaku Kepala Sekolah SD Marsudirini menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari kurikulum kehidupan. Beliau berharap pengalaman ini akan membekas di hati para siswa hingga mereka dewasa nanti, menjadikan mereka pribadi yang peka terhadap isu sosial di sekitar mereka.

Kunjungan diakhiri dengan penyerahan simbolis bantuan hasil donasi dari seluruh orang tua murid dan warga sekolah. Hal ini menunjukkan sinergi yang luar biasa antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung aksi kemanusiaan.

Kunjungan ke PACG Bhakti Asih ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di balik setiap keterbatasan, ada jiwa-jiwa hebat yang mengajarkan tentang arti ketabahan. SD Marsudirini berkomitmen untuk terus mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki "Hati yang Melayani."

Salam Marsudirini! Deus Providebit.

 


Selasa, 03 Februari 2026

Belajar Menjadi Pelaku Ekonomi: Siswa Kelas 6 SD Marsudirini Eksplorasi Pasar Prembaen



SEMARANG – Suasana pagi di kawasan Jalan Depok terasa lebih berwarna pada Selasa, 3 Februari 2026. Puluhan siswa kelas 6 SD Marsudirini Semarang tampak bersemangat menyusuri trotoar dengan berjalan kaki dari sekolah menuju salah satu pusat ekonomi tradisional ikonik di Kota Semarang, yakni Pasar Prembaen.

Kegiatan ini bukan sekadar jalan-jalan pagi biasa, melainkan agenda pembelajaran luar kelas (outdoor learning) untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dengan tema utama "Kegiatan Ekonomi di Masyarakat".

Persiapan dan Arahan Sebelum Beraksi

Sesampainya di gerbang pasar, rombongan berhenti sejenak untuk mendapatkan pengarahan dari guru pembimbing, Bp. Tomi Setiawan dan Bp. Rendi. Dalam arahannya, Pak Tomi menekankan pentingnya etika saat berinteraksi dengan pedagang.



"Pasar adalah laboratorium sosial yang nyata. Hari ini kalian bukan hanya belajar teori tentang distribusi atau konsumsi, tapi kalian mempraktikkannya langsung. Ingat, jaga sopan santun, gunakan bahasa yang baik, dan teliti sebelum membeli," pesan Pak Tomi kepada para siswa yang menyimak dengan saksama.

Praktik Jual Beli dan Seni Tawar-Menawar

Begitu memasuki area pasar, para siswa langsung dihadapkan pada hiruk-pikuk kegiatan ekonomi yang sesungguhnya. Berbekal uang saku yang telah ditentukan dan daftar belanjaan, anak-anak mulai menyebar ke berbagai lapak pedagang.


Momen menarik terjadi saat para siswa mencoba melakukan tawar-menawar. Dengan malu-malu namun gigih, mereka berusaha mendapatkan harga terbaik untuk cabai, bawang, sayuran, hingga bumbu dapur. Fenomena ini mengajarkan mereka bahwa dalam ekonomi, ada proses negosiasi untuk mencapai kesepakatan harga yang saling menguntungkan (simbiosis mutualisme) antara penjual dan pembeli.

Integrasi Matematika: Cermat Menghitung Kembalian

Selain belajar IPS, kegiatan ini secara otomatis melatih kemampuan Matematika siswa. Di setiap transaksi, anak-anak harus menghitung dengan cepat total belanjaan mereka dan memastikan uang kembalian yang diterima sudah tepat. Hal ini mengasah literasi numerasi mereka dalam situasi dunia nyata, yang jauh lebih menantang daripada sekadar mengerjakan soal di atas kertas.

 

Tujuan utama dari pembelajaran di Pasar Prembaen:

  1. Memahami Rantai Ekonomi Secara Realistis: Siswa dapat melihat langsung bagaimana barang (seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih yang terlihat di foto) berpindah dari produsen ke tangan pedagang hingga sampai ke konsumen.
  2. Melatih Keterampilan Komunikasi Interpersonal: Melalui interaksi dengan pedagang yang memiliki latar belakang beragam, siswa belajar cara berkomunikasi yang efektif dan persuasif saat melakukan proses tawar-menawar.
  3. Penerapan Literasi Finansial: Mengajarkan anak-anak cara mengelola uang, membuat keputusan pembelian yang bijak, dan ketelitian dalam menghitung nilai mata uang secara langsung.
  4. Menumbuhkan Kemandirian dan Keberanian: Mengajak siswa keluar dari zona nyaman kelas untuk berinteraksi dengan masyarakat umum, sehingga membangun kepercayaan diri dalam bersosialisasi.
  5. Mengenal Kearifan Lokal: Mengenalkan pasar tradisional sebagai pusat ekonomi kerakyatan yang perlu dijaga keberadaannya di tengah gempuran pasar modern.

 

Kegiatan diakhiri dengan evaluasi singkat di sekolah, di mana para siswa menceritakan pengalaman unik mereka saat bertransaksi. Diharapkan melalui pembelajaran bermakna ini, siswa kelas 6 SD Marsudirini tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tanggap dan terampil dalam menghadapi dinamika kehidupan ekonomi sehari-hari.

 

Selasa, 27 Januari 2026

Merah Imlek & Kasih Sayang Valentine Bersatu di Red Love Festival! ๐Ÿงง❤️

 


Halo Mama, Papa dan Adik - Adik Semua!! Siap-siap buat ikutan acara paling seru tahun ini! SD Marsudirini Jl. Pemuda 157 Semarang mempersembahkan "Red Love Festival" dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2577 dan Suka Cita Valentine! ๐Ÿฎ❤️
Yuk, tunjukkan bakatmu di berbagai lomba keren: ๐ŸŽจ Lomba Mewarnai ๐ŸŽค Lomba Menyanyi ๐Ÿ’ป Coding Kids Competition๐Ÿ’ƒ Lomba Fashion Show.
Bukan cuma lomba, bakal ada Bazaar, Pentas Seni, dan atraksi Barongsai yang super meriah! ๐Ÿ‰๐Ÿ’ฅ
๐Ÿ“ Catat lokasinya: SD Marsudirini, Jl. Pemuda 157, Semarang. ๐Ÿ“… Waktu: Jumat, 13 Februari 2026 | Pukul 08.00 WIB - Selesai. ๐Ÿ’ฐ Biaya Pendaftaran Hanya Rp 10.000/lomba!
Dapatkan hadiah menarik dan harga khusus UDP untuk SEMUA peserta! ๐ŸŽ✨
Daftar sekarang lewat link berikut https://linktr.ee/SDMarsudiriniPemuda . Sampai jumpa! ๐Ÿ‘‹๐Ÿคฉ