SEMARANG – Pada hari Rabu, 4 Februari
2026, suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti koridor Panti Asuhan
Cacat Ganda (PACG) Bhakti Asih, Kota Semarang. Keluarga besar SD Marsudirini
melakukan kunjungan sosial yang melibatkan para Suster, Kepala Sekolah, guru
pendamping, serta perwakilan siswa-siswi.
Kunjungan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan
sebuah perjalanan spiritual dan edukasi karakter untuk mendekatkan anak-anak
pada realitas kehidupan yang beragam, sekaligus membagikan kebahagiaan kepada
saudara-saudara kita yang berkebutuhan khusus.
Misi Utama: Lebih dari Sekadar Berbagi
Tujuan utama dari kegiatan ini dirancang secara mendalam
oleh pihak sekolah untuk menyentuh aspek kognitif dan afektif siswa, di
antaranya:
- Penanaman
Nilai Empati dan Kebersyukuran: Mengajak siswa untuk
melihat langsung perjuangan hidup teman-teman di panti asuhan, sehingga
muncul rasa syukur atas segala anugerah yang mereka miliki.
- Implementasi
Pendidikan Karakter: Mewujudkan nilai-nilai dasar
Marsudirini, yaitu kasih sayang tanpa pamrih kepada sesama, terutama
mereka yang paling membutuhkan dan sering terlupakan.
- Membangun
Inklusivitas Sejak Dini: Mengedukasi siswa bahwa
keterbatasan fisik dan mental bukanlah penghalang untuk menjalin
persaudaraan. Setiap manusia memiliki martabat yang sama di mata Tuhan.
- Dukungan Moril dan Material: Memberikan bantuan nyata berupa donasi dan kebutuhan pokok, serta dukungan semangat melalui kehadiran fisik dan interaksi langsung.
Momen Penuh Haru di Bhakti Asih
Rombongan tiba di lokasi disambut hangat oleh pengurus
panti dan para penghuni. Para suster dan Kepala Sekolah mengawali kegiatan
dengan doa bersama, memohon kesehatan dan kekuatan bagi para penghuni panti
serta para perawat yang dengan sabar mendedikasikan hidup mereka di sana.
Momen paling menyentuh terlihat ketika siswa-siswi SD
Marsudirini mulai berinteraksi. Meski awalnya tampak ragu, anak-anak segera
mencair ketika melihat keceriaan penghuni panti saat diajak berkomunikasi.
Dukungan Penuh dari Sekolah
Ibu Veronika Sri Winarni, S.Pd selaku Kepala Sekolah SD
Marsudirini menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari
kurikulum kehidupan. Beliau berharap pengalaman ini akan membekas di hati para
siswa hingga mereka dewasa nanti, menjadikan mereka pribadi yang peka terhadap
isu sosial di sekitar mereka.
Kunjungan diakhiri dengan penyerahan simbolis bantuan hasil
donasi dari seluruh orang tua murid dan warga sekolah. Hal ini menunjukkan
sinergi yang luar biasa antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam
mendukung aksi kemanusiaan.
Kunjungan ke PACG Bhakti Asih ini menjadi pengingat bagi
kita semua bahwa di balik setiap keterbatasan, ada jiwa-jiwa hebat yang
mengajarkan tentang arti ketabahan. SD Marsudirini berkomitmen untuk terus
mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki
"Hati yang Melayani."
Salam Marsudirini! Deus
Providebit.
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar