SEMARANG —
Upaya membentengi generasi muda dari bahaya narkotika dan obat-obatan terlarang
terus dilakukan sejak dini. SD Marsudirini Pemuda Semarang menggelar kegiatan
sosialisasi edukatif bertajuk “Berani Menolak, Berani Melindungi Diri”
pada Senin, 20 Juli 2026. Acara yang berlangsung di Aula SD Marsudirini Pemuda
ini diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6.
Kegiatan sosialisasi ini
dirancang khusus agar materi yang disampaikan dapat diserap dengan baik sesuai
dengan rentang usia peserta. Oleh karena itu, acara dibagi menjadi dua sesi:
- Sesi I: Diperuntukkan
bagi siswa kelas 1, 2, dan 3 dengan pendekatan yang interaktif, visual,
dan ramah anak.
- Sesi II: Diikuti oleh
siswa kelas 4, 5, dan 6 dengan penyampaian materi yang lebih mendalam
mengenai pencegahan dan dampak bahaya penyalahgunaan zat terlarang.
Tampilkan Media Edukasi
Interaktif
Dalam pelaksanaan kegiatan,
pemateri menghadirkan tayangan edukatif melalui proyektor serta materi visual
yang menarik perhatian para siswa. Pendekatan interaktif ini membuat para siswa
tidak hanya duduk mendengarkan, tetapi juga diajak berpikir kritis dan memahami
pentingnya menjaga diri dari bujukan atau barang-barang asing yang
mencurigakan.
Siswa-siswi terlihat sangat
antusias sepanjang jalannya acara. Mereka menyimak pemaparan materi dengan
tertib, merespons pertanyaan dari pemateri, dan aktif berinteraksi saat sesi
tanya jawab berlangsung.
Rangkaian Edukasi Lingkungan
Sekolah
Kegiatan edukasi ini merupakan
bagian dari rangkaian program sosialisasi sekolah yang berlangsung sepanjang
pekan, 20–24 Juli 2026. Melalui pemahaman yang ditanamkan sejak dini, SD
Marsudirini Pemuda Semarang berharap para siswa tidak hanya memiliki pengetahuan
akademik yang baik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, siap membentengi
diri, serta berani berkata “tidak” terhadap hal-hal yang berbahaya bagi
masa depan mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar