> DIBUKA PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) UNTUK TAHUN PELAJARAN 2026-2027 , INFO LEBIH LANJUT HUBUNGI WHATSAPP SEKOLAH 08112921157 >>> INFORMASI KEJUARAAN: FRANSISCO JORDY YANG TELAH MENDAPAT JUARA 3 CABANG MATEMATIKA TINGKAT SD/MI/SEDERAJAT OLIMPIADE SAINS NASIONAL TINGKAT NASIONAL >>>ALONDRA KELAS V MERAIH JUARA 2 MENYANYI DALAM LOMBA FLS3N TINGKAT KECAMATAN SEMARANG TENGAH >>>> MICHELLE KELAS 5 MERAIH JUARA 1 LOMBA GAMBAR BERCERITA FLS3N TINGKAT KECAMATAN SEMARANG TENGAH, DAN MAJU TINGKAT >>> KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DIMULAI 13 JANUARI 2026 >>> FOLLOW, LIKE DAN COMMENT AKUN MEDIA SOSIAL SD MARSUDIRINI >>> INSTAGRAM @SDMARSUDIRINIPEMUDA >>> TIKTOK @SDMARSUDIRINI "

Jumat, 07 Februari 2025

Semarak Imlek 2025 di SD Marsudirini Semarang: Meriah dengan Lomba Koko Cici

Para pemenang lomba foto bersama (Foto: Ibu Maria)

Semarang, 7 Februari - SD Marsudirini Jl. Pemuda No.157 Semarang merayakan Imlek 2025 dengan semarak melalui berbagai kegiatan seru dan meriah. Salah satu acara yang paling dinantikan adalah Lomba Pemilihan Koko Cici yang diikuti oleh siswa-siswi dari berbagai kelas.

Lomba ini dibagi menjadi dua kategori, yaitu Kategori A untuk kelas 1 sampai 3 dan Kategori B untuk kelas 4 sampai 6. Para peserta menunjukkan bakat dan kemampuan mereka di hadapan para juri dan penonton.

Kriteria penilaian meliputi penampilan, percaya diri dalam menampilkan busana Imlek. Suasana kompetisi berlangsung meriah dan dipenuhi semangat sportifitas dari seluruh peserta.

Berikut adalah para pemenang Lomba Koko Cici SD Marsudirini Semarang:

Kategori A (Kelas 1-3)

  • Koko: Keitaro (2A)
  • Cici: Gaby (3B)

Kategori B (Kelas 4-6)

  • Koko: Matthew Richard (6B)
  • Cici: Eashly (5A)

Wakil Kepala Sekolah SD Marsudirini, Ibu Veronika S.R menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia yang telah mensukseskan acara ini. "Lomba Koko Cici ini tidak hanya menjadi ajang untuk mengembangkan bakat siswa. Melalui lomba ini, siswa memiliki kesempatan untuk meningkatkan rasa percaya diri mereka, tetapi juga untuk menanamkan nilai-nilai budaya Tionghoa dan mempererat rasa persaudaraan antar siswa," ujarnya.

Perayaan Imlek di SD Marsudirini Semarang diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya Tionghoa kepada generasi muda, serta memperkuat toleransi dan kerukunan antar umat beragama.


Oleh: Fransiscus Xaverius Iskin Triyanto - Tim Media , Humas dan Publikasi SD Marsudirini

 


Perayaan Imlek Meriah di TK Kanak-Kanak Yesus dan SD Marsudirini Semarang

 SEMARANG – Suasana penuh sukacita dan kebahagiaan menyelimuti halaman TK Kanak-Kanak Yesus dan SD Marsudirini di Jl. Pemuda Semarang pada hari Jumat, 7 Februari 2025. Hari itu, seluruh siswa, guru, karyawan, serta orang tua murid berkumpul untuk merayakan Imlek Bersama.



Pagi itu, cuaca Kota Semarang sempat mendung, namun hal itu tidak mengurangi semangat para peserta. Seiring berjalannya waktu, matahari pun muncul dan membuat suasana semakin cerah. Para siswa sejak pagi dengan mengenakan pakaian bernuansa merah, warna-warna khas perayaan Imlek.

Acara dimulai dengan sambutan dari wakil kepala sekolah, yang menyampaikan ucapan selamat tahun baru Imlek kepada seluruh hadirin. Beliau juga menekankan pentingnya perayaan ini sebagai momen untuk mempererat tali persaudaraan dan memperkenalkan budaya Tionghoa kepada generasi muda.



Berbagai pertunjukan menarik disuguhkan oleh para siswa. Anak-anak TK menampilkan wushu, dance, yang lucu dan menggemaskan, sementara siswa SD menampilkan, vocal, dance dan wushu. Sorak sorai dan tepuk tangan penonton menggema di halaman sekolah setiap kali sebuah pertunjukan selesai ditampilkan.

Tidak hanya itu, panitia juga menyediakan berbagai stan permainan dan makanan. Mereka juga dapat bermain berbagai permainan memasukan bola ke dalam ring dan memancing.

Salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu adalah pertunjukan barongsai. Ada empat barongsai lincah bergerak diiringi tabuhan. Gerakan-gerakan akrobatik barongsai membuat seluruh penonton terpukau dan menambah semarak suasana perayaan.

SD Marsudirini juga mengadakan pemilihan koko dan cici. Lomba ini diikuti oleh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Para peserta tampil dengan kostum yang menarik. Kegiatan pemilihan koko dan cici ini menjadi persahabatan dan kebersamaan antar siswa.

Wajah-wajah bahagia dan tawa riang anak-anak menjadi pemandangan yang sangat indah. Orang tua murid yang hadir juga tampak menikmati acara ini hingga selesai.

Perayaan Imlek Bersama di TK Kanak-Kanak Yesus dan SD Marsudirini Semarang tahun ini berlangsung sangat meriah dan sukses. Acara ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya Tionghoa di kalangan generasi muda.

Kamis, 06 Februari 2025

SD Marsudirini dan TK Kanak-Kanak Yesus Rutin Gelar Doa Novena Tiga Salam Maria

 

Semarang – 6 Februari 2025– SD Marsudirini dan TK Kanak-Kanak Yesus  secara rutin menggelar kegiatan doa Novena Tiga Salam Maria setiap hari Kamis. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan staf sekolah.

Doa Novena Tiga Salam Maria merupakan salah satu devosi yang populer di kalangan umat Katolik. Doa ini dipanjatkan untuk memohon berkat dan pertolongan dari Bunda Maria.

Guru dan Karyawan TK Kanak-Kanak Yesus dan SD Marsudirini berdoa bersama


Kepala Sekolah SD Marsudirini, Ibu Veronica Sri Winarni S.Pd, mengatakan bahwa kegiatan doa Novena Tiga Salam Maria ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan . Selain itu, doa ini juga menjadi sarana untuk memohon berkat dan kelancaran dalam segala aktivitas sekolah.

"Kami berharap melalui kegiatan doa ini, agar semakin dekat dengan Tuhan dan Bunda Maria. Kami juga berharap doa ini dapat membawa berkat bagi seluruh keluarga besar SD Marsudirini dan TK Kanak-Kanak Yesus," ujar Ibu Veronica Sri Winarni, S.Pd.

Lebih lanjut, Veronica Sri Winarni, S.Pd menjelaskan bahwa dalam doa Novena Tiga Salam Maria kali ini, mereka secara khusus memanjatkan permohonan agar SD Marsudirini dan TK Kanak-Kanak Yesus mendapatkan banyak siswa baru untuk tahun pelajaran 2025-2026.

"Kami sangat berharap banyak orang tua yang mempercayakan pendidikan putra-putri mereka di sekolah kami. Kami memiliki komitmen untuk memberikan pendidikan yang berkualitas dan berlandaskan nilai-nilai Kristiani," kata Veronica Sri Winarni, S.Pd.

Kegiatan doa Novena Tiga Salam Maria ini disambut baik oleh para guru dan staf TK Kanak-Kanak Yesus.

"Kami sangat senang bisa ikut berdoa Novena Tiga Salam Maria setiap hari Kamis Bersama SD Marsudirini ," kata Ibu Darjoeni, Kepala TK Kanak-Kanak Yesus.

Kegiatan doa Novena Tiga Salam Maria ini akan terus dilakukan secara rutin oleh SD Marsudirini dan TK Kanak-Kanak Yesus. Pihak sekolah berharap kegiatan ini dapat menjadi berkat bagi seluruh komunitas sekolah dan masyarakat sekitar.


Oleh: Fransiscus Xaverius Iskin Triyanto - Tim Media, Humas dan Publikasi SD Marsudirini

Foto: Norbertus Bayu Nugraha

Ekstrakurikuler Basket Tetap Semangat di Tengah Hujan Deras

 

SD Marsudirini-Semarang - Hujan deras yang mengguyur Semarang sejak pagi tidak menyurutkan semangat para siswa untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler basket di SD Marsudirini. Meski lapangan basket tergenang air, kegiatan tetap berlangsung di aula sekolah yang cukup luas untuk menampung seluruh peserta.

Dengan semangat, anak-anak berlatih basket. Foto: FX Iskin Triyanto


Dibimbing oleh Bapak Anang, pelatih yang dikenal berdedikasi dan penuh semangat, para siswa tetap antusias melahap materi latihan. Mulai dari pemanasan, teknik dasar dribbling, passing, shooting, hingga strategi bermain, semua dilahap dengan gembira oleh para peserta.

"Kami sangat mengapresiasi semangat anak-anak. Hujan bukan penghalang bagi mereka untuk mengasah kemampuan bermain basket," ujar Bapak Anang di sela-sela latihan. "Aula ini memang tidak seluas lapangan, tapi yang penting kita tetap bisa berlatih dan menjaga kekompakan tim."

Bapak Anang sedang memberikan pengarahan kepada pemain - Foto: FX Iskin Triyanto


Salah satu peserta ekstrakurikuler, Gevio mengaku sangat senang bisa tetap berlatih meski cuaca tidak mendukung. "Basket itu hobi saya, jadi saya tidak mau melewatkan latihan. Apalagi dilatih oleh Bapak Anang yang sangat sabar" katanya.

Kegiatan ekstrakurikuler basket di SD Marsudirini memang menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan minatnya di bidang olahraga. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk karakter siswa yang sportif, disiplin, dan kerja sama tim.

"Kami berharap, kegiatan ekstrakurikuler ini dapat terus berjalan dan menghasilkan atlet-atlet basket yang berprestasi," pungkas Bapak Anang.


Oleh: Fransiscus Xaverius Iskin Triyanto -Tim Media , Humas dan Publikasi SD Marsudirini

SMCC (Saint Mary's Children Choir) Gelar Stand Penjualan Makanan dan Minuman untuk Dukung Biaya Kompetisi di Bali

 

SEMARANG – Saint Mary's Children Choir (SMCC), kelompok paduan suara dari SD Marsudirini Pemuda, Semarang, tengah menggalang dana untuk mengikuti kompetisi paduan suara bergengsi di Bali pada Juli 2025 mendatang. Salah satu upaya yang mereka lakukan adalah dengan membuka stand penjualan makanan dan minuman di sekolah.



Berbagai macam makanan dan menyegarkan ditawarkan di stand SMCC. Mulai dari hidangan berat seperti arem-arem dan mie goreng, hingga camilan lezat seperti siomay dan puding. Tak ketinggalan, minuman-minuman segar seperti es teh dan es milo juga tersedia untuk menemani santap siang atau sekadar melepas dahaga.

"Kegiatan ini merupakan inisiatif dari panita SMCC dan didukung penuh oleh pihak sekolah serta orang tua murid," ujar salah satu anggota panitia SMCC yang ditemui di lokasi. "Kami berharap, dengan adanya stand ini, kami bisa mengumpulkan dana yang cukup untuk mendukung biaya akomodasi, transportasi, dan perlengkapan lainnya selama kompetisi di Bali."

Stand penjualan makanan dan minuman SMCC ini pun mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Banyak anak yang datang untuk menikmati makanan dan minuman yang ditawarkan, sekaligus memberikan dukungan bagi kelompok paduan suara berbakat ini.

"Saya sangat suka membeli makanan dan minuman yang dijual ," ujar salah satu pembeli yang juga merupakan murid di SD Marsudirini Pemuda. "Selain bisa menikmati makanan dan minuman yang enak, saya juga bisa ikut berpartisipasi dalam mendukung bakat teman-teman yang ikut dalam Paduan Suara."

Rencananya, hasil dari penjualan ini akan sepenuhnya digunakan untuk membiayai keikutsertaan SMCC dalam kompetisi di Bali. Mereka berharap, dengan dukungan dari berbagai pihak, SMCC dapat meraih prestasi yang membanggakan di ajang tersebut.

Oleh: Fransiscus Xaverius Iskin Triyanto - Tim Media, Humas dan Publikasi SD Marsudirini







 

Rabu, 05 Februari 2025

Guru SD Marsudirini Lestarikan Budaya dengan Belajar Angklung

 

Semarang, 5 Februari – Puluhan guru dari Sekolah Dasar (SD) Marsudirini Semarang terlihat antusias mengikuti pelatihan bermain angklung yang diadakan di ruang music SD Marsudirini. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk melestarikan budaya dan mengenalkan angklung sebagai alat musik tradisional kepada para siswa sejak dini. Perlu diketahui SD Marsudirini saat ini sudah memiliki musik angklung berkat sumbangan para Alumni SD Marsudirini.



Pelatihan ini dipandu oleh Bapak Kurnia sebagai guru musik SD Marsudirini. Para guru terlihat sangat bersemangat dan antusias dalam mengikuti setiap instruksi yang diberikan. Mereka belajar tentang teknik dasar bermain angklung, mulai dari cara memegang angklung yang benar, hingga cara memainkan melodi sederhana.

Kepala Sekolah SD Marsudirini Ibu Veronica Sri Winarni, S.Pd mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada para guru tentang cara bermain angklung. Dengan demikian, diharapkan para guru dapat lebih termotivasi untuk mengajarkan angklung kepada siswa di sekolah.

"Kami juga ingin para siswa mengenal dan mencintai angklung sebagai bagian dari budaya Indonesia. Oleh karena itu, kami memberikan kesempatan kepada para guru untuk belajar angklung terlebih dahulu, sehingga mereka dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi para siswa," ujar Ibu Veronica Sri Winarni, S.Pd

Ibu Ika salah guru SD Marsudirini, mengaku sangat senang dan bersemangat mengikuti kegiatan ini. Ia merasa bahwa belajar angklung adalah pengalaman yang sangat menyenangkan dan bermanfaat.

"Saya sangat senang bisa belajar bermain angklung. Selain menambah pengetahuan tentang alat musik tradisional, kegiatan ini juga sangat menyenangkan," kata Ibu Ika

Kegiatan pelatihan bermain angklung ini rencananya akan diadakan secara berkelanjutan. Selain itu, pihak sekolah juga berencana untuk mengadakan kegiatan ekstrakurikuler angklung bagi siswa, sehingga mereka dapat belajar dan mengembangkan kemampuan bermain angklung sejak dini.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan angklung dapat semakin dikenal dan dicintai oleh generasi muda, serta menjadi bagian tak terpisahkan dari warisan budaya Indonesia.

SD Marsudirini Semarang Gencarkan Ekstrakurikuler Bina Prestasi untuk Raih Prestasi Olimpiade Internasional

 


Semarang - SD Marsudirini yang berlokasi di Jl. Pemuda, Semarang, terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi siswa-siswinya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan ekstrakurikuler Bina Prestasi yang bertujuan untuk mempersiapkan siswa dalam ajang olimpiade matematika, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Ekstrakurikuler Bina Prestasi ini diikuti oleh 12 siswa pilihan dari kelas 3 hingga 6. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Senin pukul 13.15 hingga 15.15 di lingkungan sekolah. Dengan bimbingan para pengajar yang kompeten, para siswa diberikan materi dan latihan soal yang menantang, serta strategi pemecahan masalah yang efektif.



Salah satu siswa yang berhasil menunjukkan prestasinya melalui ekstrakurikuler ini adalah Rado Emerio, siswa kelas 5. Rado telah meraih berbagai prestasi di tingkat nasional, dan yang terbaru, ia berhasil meraih medali di ajang internasional yang diselenggarakan di Thailand.

Keberhasilan Rado Emerio ini tidak lepas dari dukungan penuh dari sekolah dan orang tua, serta kerja kerasnya dalam mengikuti setiap sesi ekstrakurikuler. Ekstrakurikuler Bina Prestasi ini diselenggarakan berkat kerjasama antara SD Marsudirini dengan Lembaga Genio, yang memiliki pengalaman dalam membimbing siswa-siswa berprestasi di bidang matematika.

"Kami sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh Rado dan siswa-siswa lainnya. Kami berharap, melalui ekstrakurikuler Bina Prestasi ini, semakin banyak siswa SD Marsudirini yang dapat meraih prestasi gemilang di bidang matematika, baik di tingkat nasional maupun internasional," ujar Ibu Vero selaku pendamping ekstrakurikuler bina prestasi.

Ekstrakurikuler Bina Prestasi ini tidak hanya fokus pada penguasaan materi matematika, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, logis, dan kreatif. Para siswa diajak untuk berdiskusi, berkolaborasi, dan memecahkan masalah bersama-sama.



Selain itu, ekstrakurikuler ini juga memberikan kesempatan bagi para siswa untuk mengembangkan rasa percaya diri dan semangat kompetisi yang sehat. Para siswa diajak untuk berpartisipasi dalam berbagai ajang kompetisi matematika, baik di tingkat sekolah, kota, provinsi, nasional, maupun internasional.

Dengan adanya ekstrakurikuler Bina Prestasi ini, SD Marsudirini berharap dapat mencetak generasi muda yang cerdas, kreatif, dan berprestasi di bidang matematika.

Selasa, 04 Februari 2025

Puskesmas Poncol Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di SD Marsudirini Semarang

 

Semarang, Jawa Tengah – Puskesmas Poncol Semarang mengadakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis di SD Marsudirini yang terletak di Jl. Pemuda Semarang pada hari Selasa, 4 Februari 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya puskesmas untuk meningkatkan kesehatan anak-anak usia sekolah.



Sebanyak 344 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 mendapatkan pemeriksaan kesehatan yang meliputi pemeriksaan mata, gigi, serta kebersihan telinga. Tim medis dari Puskesmas Poncol yang terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya, dengan sabar dan teliti memeriksa kesehatan seluruh siswa.

Kepala Puskesmas Poncol, Maryati, S.KM, M.Kes mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini masalah kesehatan yang mungkin dialami oleh anak-anak, sehingga dapat segera ditangani. “Kami ingin memastikan bahwa anak-anak di wilayah kerja Puskesmas Poncol memiliki kesehatan yang optimal agar mereka dapat belajar dengan baik dan berprestasi,” ujarnya.

Selain pemeriksaan mata, gigi, dan telinga, seluruh siswa juga mendapatkan obat cacing sebagai langkah pencegahan penyakit cacingan yang masih menjadi masalah kesehatan pada anak-anak. “Pemberian obat cacing ini penting untuk menjaga kesehatan anak-anak karena cacingan dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan mereka,” jelas Maryati, S.KM, M.Kes

Siswa sedang diperiksa


Kegiatan ini disambut baik oleh pihak sekolah. Kepala SD Marsudirini, Veronica Sri Winarni, S.Pd  menyampaikan terima kasih atas inisiatif Puskesmas Poncol. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena sangat membantu kami dalam memantau kesehatan siswa. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin,” tuturnya.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa terlihat antusias dan senang mengikuti pemeriksaan kesehatan. Beberapa siswa bahkan mengaku baru pertama kali mendapatkan pemeriksaan mata dan gigi secara gratis. “Saya senang diperiksa giginya karena saya jadi tahu kalau gigi saya sehat,” kata Gisele salah satu siswa kelas 6.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan salah satu program rutin yang dilakukan oleh Puskesmas Poncol sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah. Puskesmas Poncol berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kesehatan siswa SD Marsudirini dan sekolah-sekolah lain di Kota Semarang.

Selain di SD Marsudirini, Puskesmas Poncol juga berencana akan mengadakan kegiatan serupa di sekolah-sekolah lain di wilayah kerjanya. “Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui berbagai kegiatan promotif, preventif, dan kuratif,” pungkas Maryati, S.KM, M.Kes. 

FX Iskin Triyanto - Humas dan Publikasi SD Marsudirini

 

Senin, 03 Februari 2025

Siswa SD Marsudirini Unjuk Kebolehan Membuat Crispy Chicken Nugget dalam Cooking Class yang Mengasyikkan

 

SEMARANG - SD Marsudirini baru-baru ini menggelar kegiatan ekstrakurikuler cooking class yang sangat menarik dan edukatif. Dalam kegiatan ini, para siswa tidak hanya belajar tentang dasar-dasar memasak, tetapi juga berkesempatan untuk membuat sendiri Crispy Chicken Nugget yang lezat dan sehat. Kegiatan ini dilaksanakan berkat kerja sama yang baik antara pihak sekolah dengan Gourmet House Semarang.



Kegiatan cooking class ini diikuti oleh siswa dari berbagai tingkatan kelas. Mereka sangat antusias dan bersemangat mengikuti setiap tahapan pembuatan Crispy Chicken Nugget. Sebelum memulai praktik, para siswa diberikan pengarahan singkat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan saat memasak. Mereka juga diajarkan tentang bahan-bahan yang dibutuhkan serta cara mengolahnya dengan benar.

Dengan bimbingan dari para chef profesional dari Gourmet House Semarang, para siswa mulai membuat Crispy Chicken Nugget mereka sendiri. Mulai dari proses pencampuran bahan-bahan, pembentukan nugget, hingga proses penggorengan, semua dilakukan dengan hati-hati dan teliti. Para siswa terlihat sangat senang dan bangga ketika Crispy Chicken Nugget yang mereka buat sendiri sudah matang dan siap untuk disantap.

Kepala Sekolah SD Marsudirini, Ibu Veronica Sri Winarni, S.Pd mengatakan bahwa kegiatan cooking class ini merupakan salah satu upaya sekolah untuk memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan menyenangkan bagi siswa. "Kami ingin memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar tentang food preparation sejak dini. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengembangkan kreativitas dan kemandirian siswa," ujarnya.

Kegiatan cooking class ini tidak hanya memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi siswa, tetapi juga memberikan pengetahuan yang berharga tentang pentingnya makanan sehat dan bergizi. Selain itu, kegiatan ini juga dapat menjadi bekal bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakat mereka di bidang kuliner.

Tentang SD Marsudirini

SD Marsudirini adalah salah satu sekolah dasar swasta terkemuka di Kota Semarang. Sekolah ini dikenal dengan kualitas pendidikannya yang baik serta berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang menarik dan bermanfaat bagi siswa.


Oleh: Fransiscus Xaverius Iskin Triyanto - Tim Media , Humas dan Publikasi SD Marsudirini 

Foto: Yuliana Nara Redit

Minggu, 02 Februari 2025

Silver Fox Dancer Tampil Memukau di Queen City Semarang


Semarang, 2 Februari 2025 – Queen City Semarang menjadi saksi penampilan memukau dari Silver Fox Dancer, kelompok tari dari SD Marsudirini, pada acara amal yang diselenggarakan oleh Rotary Club Semarang pada tanggal 1 Februari 2025. Acara bertajuk "The Magic Foundraising Concert For Humanity" ini bertujuan untuk mengumpulkan dana untuk kegiatan kemanusiaan.

Silver Fox Dancer melakukan foto bersama Mas Agusta sebelum pentas di panggung


Silver Fox Dancer tampil sebagai pembuka dalam konser yang dimeriahkan oleh grup musik ternama, Kahitna. Meskipun tampil di awal acara, mereka berhasil mencuri perhatian penonton dengan gerakan yang energik dan kompak. Penampilan mereka yang memukau ini mendapatkan sambutan meriah dari para tamu undangan yang hadir.

Silver Fox dancer merupakan kelompok dance dari SD Marsudirini Jl. Pemuda No.157 Semarang. Silver Fox dilatih oleh Mas Agusta ini memang dikenal dengan kemampuan mereka dalam membawakan berbagai jenis tarian. Dalam acara ini, mereka menampilkan tarian yang menggabungkan unsur modern, menciptakan harmoni yang indah di atas panggung. Kostum mereka yang berwarna-warni semakin menambah semarak penampilan Silver Fox Dancer.

Ibu Veronica Sri Winarni, S.Pd menyampaikan apresiasi yang tinggi atas penampilan Silver Fox Dancer. "Bu Win sangat berterima kasih kepada Silver Fox Dancer yang telah bersedia tampil di acara ini. Penampilan kalian sangat luar biasa dan memberikan semangat positif. Dalam Latihan waktu dua Minggu kalian tampil luar biasa. Terima kasih kepada Mas Agusta yang telah melatih anak-anak kami dengan sabar. Terima kasih pula kepada orang tua murid yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga setelah penampilan Silver Fox Dancer, SD Marsudirini semakin dikenal," ujarnya.

Ibu Veronica Sri Winarni, S.Pd menyampaikan terima kasih kepada Rotary Club. “Kami , mewakili SD Marsudirini mengucapkan terimakasih kepada Rotary Club Semarang telah diberi kesempatan untuk mengisi opening acara "The Magic Foundraising Concert For Humanity"

Mas Agusta, pelatih Silver Fox Dancer, merasa bangga dengan penampilan anak didiknya. "Anak-anak telah berlatih keras untuk mempersiapkan penampilan ini. Saya sangat senang melihat mereka bisa tampil dengan baik dan memberikan yang terbaik untuk acara amal ini," kata Mas Agusta.

Penampilan Silver Fox Dancer di acara "The Magic Foundraising Concert For Humanity" ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan inspirasi bagi banyak orang. Mereka membuktikan bahwa dengan kerja keras dan semangat, anak-anak muda juga bisa memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Tentang Silver Fox Dancer

Silver Fox Dancer adalah kelompok dance dari SD Marsudirini Semarang yang beranggotakan siswa-siswi berbakat. Mereka aktif tampil dalam berbagai acara sekolah maupun di luar sekolah. Dibawah bimbingan Mas Agusta, Silver Fox Dancer terus mengembangkan kemampuan mereka dalam seni tari.

Tentang Rotary Club Semarang

Rotary Club Semarang adalah organisasi sosial yang bergerak di bidang kemanusiaan. Mereka secara rutin mengadakan berbagai kegiatan amal untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Rotary Club Semarang memiliki komitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi pembangunan masyarakat.